Rencananya saya mau kuliah lagi di Jakarta, itu berarti bukan si Bapak aja yang ditinggal. Fadil dan anak2 yang biasa belajar di rumah juga. Saya cuma kasih surat buat anak-anak. Sebenernya malu ..abis kayak di sinetron aja surat-suratan. Nah ini surat saya buat mereka:
Tumbang Lahung, 14th december 2007 19.53 pm
Dear : My Lovely student
Hallo Ifit, Ida, Diah, Ayu,Anissa….This is my first or meybe the last letter for you all. (duh kok masih pake bahasa inggris Bu? Binggung Ya ? hehehe…). Ibu cuma bisa bilang thanks for all, terima kasih buat semuanya selama ini. Senang bisa ketemu dan berteman dengan semua, sayang ya gak bisa nemenin kalian belajar lagi
. Seperti yang Ibu bilang “ Ibu harus pulang” karna ibu juga punya cita-cita, sama seperti kalian juga. Sedih rasanya harus pergi padahal ibu sudah mulai dekat sama semua, masih ingat kan klo kita pernah mancok bareng, trus belajar internet sama Bapak di rumah waktu hujan itu?
.
Ibu kagum dengan semangat belajar kalian, Ibu berdoa semoga ada guru bahasa inggris yang bagus agar kalian semua pintar, cas cis cus ngomong inggrisnya biar bisa menggengam dunia!. Kenapa? karna di luar sana persaingan semakin ketat, dan bahasa inggris salah satu syarat mutlak untuk bisa jadi yang terbaik. Sukses dan berprestasi itu yang Ibu doa’kan pasti!. Jangan pantang menyerah dengan keadaan, klo ada yang mau di tanya bisa ke Om dokter atau sms Ibu. Tidak harus tentang bahasa inggris yang lain juga boleh kok. Oh ya.. terus belajar internet loh, wawasan kalian akan bertambah nanti, biar gak GAPTEK. Klo besok sekolah di kota besar apalagi kuliah di jawa trus gak tau internet rugi bangget, masak dah jamannya 3G gak tau internet?.
By The Way….Ibu juga banyak minta maaf kalau selama ini ada ucapan atau sikap ibu yang salah. Kapan-kapan kalau ibu kangen sama kalian dan Tumbang Lahung Ibu pasti datang tapi dengan catatan: selama Om dokter masih tugas disini. Ida yang selalu tanya “apa itu bu?”, Ifit yang selalu bilang “gak tau Te”, Ayu yang suka binggung klo Ibu minta baca, Anissa yang suka bangget jawab “gak usah belajar aja bu” klo Ibu tanya belajar apa gak?, Diah yang paling sering buka kamus klo Ibu tanya “ ayo apa artinya”. Gak mungkin semua itu Ibu lupa walau kita terpisah ribuan kilo, wah ibu jadi sedih deh ya
. Waktu kalian baca surat ini Ibu dan Om dokter dalam perjalanan ke banjarmasin atau mungkin lagi terbang ninggalin kalimantan dan ada di atas pulau jawa. Tawa kalian selalu ada di hati Ibu. Jangan sedih ya…jangan nangis juga nanti jelek loh (wah Ibu GR neh! gak ada yang nagis kok! hehehe…). Yang pasti…… Ibu SAYANG kalian semua. Muaaaaach..
Terima Kasih Untuk Semua.
Love You All
Ibu…..
Recent Comments